Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana:Sektor Kesehatan Dan Ekonomi Tidak Bisa Seiring

  • Wijayanti
  • Senin, 2 Agustus 2021 | 05:36 WIB
foto

Yana Mulyana Wakil Walikota Bandung

waliyajaya.com - Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengungkapkan sektor ekonomi dan sektor kesehatan layaknya dua sisi mata uang. Namun keduanya sulit berjalan beriringan di masa pandemi COVID-19.

Kendati demikian, kata Yana Mulyana, bukan berarti masyarakat hanya bisa berdiam diri dan terus meratapi keterpurukan.Yana Mulyana mengajak seluruh elemen masyarakat terutama pelaku ekonomi untuk terus berinovasi dan berkreasi agar mampu bertahan dalam situasi yang terbilang cukup sulit.

“Meskipun pandemi, kita jangan berhenti untuk berinovasi, berkreasi,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi narasumber pada acara Bincang Santai yang mengangkat topik “Membangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi bersama Lima Berbagi Cerita”, yang digelar secara virtual, Sabtu (31/7/21).Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, lanjut Yana, terus berupaya mendorong para pelaku ekonomi. Salah satunya membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalin kerja sama pelaku usaha dari luar negeri.

“Kita bantu mereka untuk ekspor. Kita kontak langsung supermarket yang di luar negeri. Cukup banyak lah upaya-upaya kita untuk mendorong para pelaku ekonomi,” ujarnya.

“Tak hanya makanan, fesyen dan craft juga. Dengan dalam negeri juga kita lakukan seperti dengan Kota Makassar,” imbuhnya.

Upaya-upaya tersebut bisa menumbuhkan kembali perekonomian di Kota Bandung. Untuk itu Ia berharap, para pelaku ekonomi bisa terus mengembangkan ide-ide kreatifnya.

“Intinya meskipun pandemi, kita tidak boleh berhenti berinovasi. Dalam segala keterbatasan, insyaallah kami akan terus dorong, mudah-mudahan ini bisa mendongkrak ekonomi di Kota Bandung,” tuturnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
HJKB 211 Usung Tagline Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi
Diklat Kepsek Jenjang SMP Di Hotel Davoy Homan Bandung Menggelar Penatakelolaan Sekolah Berbasis Regulasi
Mengapa, Kenapa, Untuk Apa Terjalin Silaturahim Sehingga Terbentuk Sebuah Kelompok.
Bahagia Itu Harus Diciptakan Oleh Diri Sendiri
DARI KESALAHAN MEMBUAT LEBIH BANYAK BELAJAR MENJADI BENAR