Skyscraper
Skyscraper

Wali Kota Bandung Oded M Danial Bersama Dansektor 22 Citarum Harum Kolonel Eppy Gustiawan Hadiri Peresmian Jasmine Integrated Farming

  • Wijayanti
  • Jumat, 19 Februari 2021 | 17:58 WIB
foto

Wali Kota Bandung Oded M Danial Beserta Satgas Citarum Harum, melalui Dansektor 22 (Kol. Inf. Eppy Gustiawan, S.I.P.,) mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, pada peresmian Jasmine Integrated Farming di Kelurahan Antapani Tengah Kecamatan Antapani, Jumat (19/02/2021).

Jasmine Integrated Farming adalah inovasi kawasan yang berkegiatan bidang pertanian dengan beberapa aktifitas yaitu budi daya ikan, peternakan serta pertanian hidroponik.

Wali Kota Bandung, Oded. M Danial beserta istri didampingi Kadispangtan Kota Bandung (Ir. Gigin Ginanjar, M.Eng.,), pada pidatonya menyampaikan, keberadaan integrated farming diharap dapat menjadi sarana edukasi masyarakat lainnya untuk menciptakan kawasan yang mendorong ketahanan pangan di wilayah mereka masing-masing. “Tentu dengan hadirnya Integrated farming.

Mulai dari ikan, kemudian juga dengan hidroponik ada disini dengan aneka kebutuhan sayuran, bisa mendorong ketahanan pangan” tuturnya. Walikota Bandung lebih berharap bahwa ajang ini bisa menjadi bagian upaya mengedukasi masyarakat untuk bersama sama menghadirkan kemandirian pangan.

Sementara itu,Dansektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Eppy Gustiawan) mengatakan, kawasan Jasmine Integrated Farming menjadi salah satu tempat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk belajar urban farming, dan budidaya ikan, sebagai pengembangan ketahan pangan dimasa pandemi. “Masyarakat bisa mencontoh disini, untuk mengembangkan inisiatif bercocok tanam dengan pola yang ada dalam memenuhi kebutuhan pangan,” jelas Eppy.

Menurut Eppy, konsep kawasan Jasmin Integrated Farming mengacu kepada program Buruan Sae (sehat, alami, ekonomis) yaitu kegiatan urban farming. Namun pada kawasan tersebut selain urban farming juga ada budidaya ikan melalui bioflok dan perkebunan hidro ponik.“Dengan keberadaan Jasmine Integrated Farming, merupakan teknologi yang bisa dikembangkan dimanapun, yaitu dengan lahan yang praktis dan bisa berinovasi pada kebutuhan pangan yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Jelang Lebaran PEMKOT Bandung Siapkan Sembako Bersubsidi
DISDUK CAPIL Luncurkan Jalan Ramah Dan Terang Urus Administrai Kependudukan
Kota Bandung Dapat 400 Washalot Dari GIZ Jerman
Tahun 2020 Inteks Membaca Di Kota Bandung Meningkat
Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Bandung Tahun 2020