Skyscraper
Skyscraper

Harapan Ema Sumarna Terhadap PPHI Bisa Menjadi Tempat Perlindungan Hukum

  • Wijayanti
  • Selasa, 19 Januari 2021 | 21:30 WIB
foto

Wijayanti

PPHI Diruang Pertemuan Sekda Kota Bandung

PPHI dan Sekda Kota Bandung Bahas Program Organisasi Bulan Februari 2021 PPHI dan Sekda Kota Bandung diruang pertemuan Sekda, Selasa, (19/1/2021).

Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia (PPHI) Kota Bandung lakukan silaturahmi dengan Sekda Kota Bandung untuk bahas program organisasi diruang pertemuan Sekda, Selasa, (19/1/2021).

Rombongan yang dipimpin oleh Asep Robin, Ketua DPD PPHI Kota Bandung membahas beberapa program tentang perlindungan hukum bagi masyarakat miskin di kota Bandung dan juga acara pelantikan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2021.

Asep Robin, Ketua DPD PPHI Kota Bandung saat memaparkan program dihadapan Sekda kota Bandung Ema Sumarna, Sekda kota Bandung setelah mendengarkan paparan program yang disampaikan pengurus PPHI, menyambut baik program-program tersebut dan merasa bersyukur dengan kehadiran pengurus PPHI di kota Bandung.

“Kami dari pemerintah tentunya akan selalu menyambut baik, apalagi dengan organisasi PPHI ini yang saya yakin di isi oleh orang-orang baik, dan ini sudah sejalan dengan strategi pemerintah kota, bagaimana kita terus mengembangkan inovasi serta mengembangkan kolaborasi dengan hal-hal yang mempunyai korelasi dan berkaitan” jelasnya.

Asep Robin (Ketua PPHI Bandung) saat menyerahkan Raperda pada Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung Ema juga menjelaskan bahwa pemerintah sedang mendorong pemberdayaan penguatan kewenangan yang ada dilokal level pemerintahan melalui desentralisasi.

“Camat dan Lurah sekarang harus banyak inisiasi, mengakomodasi dan bersinergi dengan seluruh daya dukung partisipasi potensi masyarakat yang ada diwilayah masing-masing, karena kita tidak lepas tangan begitu saja ada dukungan anggaran dan sebagainya” imbuhnya.

Lebih lanjut Ema menyampaikan rasa bahagia pemerintah kota karena dengan adanya silaturahmi PPHI keruangannya, maka pemerintah kota sekarang semakin banyak teman yang sama-sama ingin menjadi bagian pelaku pembangunan sesuai dengan porsi dan fungsi masing-masing yang tidak overlap tapi sama-sama bersinergi.

“Kalau kita berbicara persoalan, sebagai kota besar persoalan di Bandung ini bisa dikatakan miniatur problem nasional, karena apapun masalah, saya pikir tidak ada masalah yang tidak ada dikota Bandung ini, tapi secara keseluruhan kami bisa mengatakan bahwa Bandung masih bisa dilabeli kalau kota ini masih sangat kondusif” tambahnya.

Dengan hadirnya PPHI dikota Bandung, Ema menyampaikan rasa terima kasihnya karena ada organisasi seperti PPHI ini yang ikut memikirkan problem dikota Bandung, untuk ikut menciptakan suasana nyaman bagi individu-individu yang bekerja tanpa rasa was-was dalam tugas pokok dan fungsinya.

“Saya harapkan PPHI ini bisa selalu menghadirkan semangat bekerja, dan tidak menjadi bagian yang seperti palu, tapi saya berharap palu tadi maknanya adalah sebuah utusan untuk menghadirkan keadilan” katanya.

Dalam akhir pembahasan Ema berharap PPHI nantinya akan bisa membantu pemerintah dalam mengurai permasalahan hukum yang ada dikota Bandung. “Permasalahan hukum dikota Bandung ini banyak, saya berharap dengan adanya PPHI ini bisa membantu mengurai permasalahan tersebut” pungkasnya.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kota Bandung Dilanda Hujan Deras Disertai Angin Kencang Menumbangkan Pepohonan Serta Beberapa Fasilitas Umum
Wali kota Bandung Oded M Danial , LPM Harus Mampu Berinovasi Dan Berkolaborasi
Shooting Perdana Web Series " RINDU SEKOLAH" Telah Terlaksana
Untuk Penanganan Jenazah Covid 19 PEMKOT Bandung Alokasikan 4 Miliar Rupia
Wali Kota Bandung Oded M Danial,Mari Jadikan Alqur'an Sebagai Inspirasi