Skyscraper
Skyscraper

Kabupaten Garut Vaksin Covid 19 Sudah Siap Akan Dilaksanakan Awal 2021

  • Wijayanti
  • Rabu, 2 Desember 2020 | 07:08 WIB
foto

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Garut mulai disiapkan. Fasilitas tempat penyimpanan vaksin telah disediakan dan tenaga kesehatan mulai dilatih untuk memberikan vaksin kepada masyarakat. Kepala Puskesmas Cipanas, Khusnul Hotimah, mengatakan pihaknya sudah memiliki lima tenaga kesehatan yang akan memberikan vaksin kepada masyarakat. Saat ini pihaknya tengah menunggu pengiriman vaksin. “Pelaksanaan (pemberian vaksin) kemungkinan sekitar awal tahun depan. Kami juga sudah melatih tenaganya,” ujar dia, Selasa (1/12/2020). Di wilayah kerjanya, Khusnul mengatakan, cakupan untuk pemberian vaksin sekitar 2.000 orang. Mulai dari klinik, guru, ASN, dan pemberi pelayanan umum seperti pegawai hotel dan restoran.Sudah kami data untuk diberikan vaksin di awal tahun nanti,” katanya.

Khusnul menerangkan, untuk pemberian vaksin, akan dilakukan penjadwalan sesuai tempat kerjanya. Para tenaga kesehatan akan menyambangi masyarakat yang akan diberi vaksin sesuai protokol kesehatan. “Untuk nakes nanti bisa di puskesmas, kalau pegawai hotel di tempatnya masing-masing. Prokes harus tetap dijaga,” ucapnya.

Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melacak penularan Covid-19 hingga ke daerah pelosok di… Dikatakan Khusnul, rencananya ada dua jenis vaksin yang akan diberikan. Yakni vaksin Sinovac dari Biofarma dan Sinopharm dari Kimia Farma. Ia menerangkan, kulkas tempat penyimpanan vaksin juga sudah disiapkan dan dijaga suhunya antara dua sampai delapan derajat celcius. Tempat penyimpanan vaksin itu hanya boleh dibuka dua kali dalam sehari.

“Jadi hanya bisa dibuka saat pengambilan dan penyimpanan vaksin. Tak bisa sembarang dibukanya karena harus benar-benar dijaga untuk mempertahankan kualitas vaksinnya,” ujar Khusnul. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Tri Cahyo Nugroho, mengatakan, vaksin dan imunisasi adalah hal yang sama.

Vaksin bisa didefinisikan sebagai bibit penyakit berupa virus kuman yang mati atau sudah dilemahkan. “Kemudian disuntikkan ke dalam tubuh yang dimaksudkan untuk mendapatkan respons antibodi,” kata dia seraya mengatakan, vaksin bukan hal yang aneh lagi. Saat masih bayi, pemberian vaksin sudah dilakukan namun dengan istilah imunisasi. Baca Juga: Sonagar Manjakan Wisatawan, Kembangkan Ekonomi dan Kreativitas Warga Lokal Tri menuturkan, pemberian vaksin ini diharapkan bisa menghentikan wabah Covid-19 yang sudah melanda sejak Maret tahun ini.

“Ketika diberikan sebuah vaksin harapannya tubuh itu kebal terhadap penyakitnya,” ucapnya. Terkait vaksin corona, Tri berharap bisa segera diluncurkan ke publik dan disuntikkan secara massal. Masyarakat diminta bisa memahami fungsi pemberian vaksin dan manfaatnya sangat besar untuk melindungi diri dan orang lain.

Bagikan melalui
Berita Lainnya
DPP KOPEKSI Laksanakan Final Ajang Seni Kreasi Di Kota Bandung
PSBB Propinsi Baru Sepekan PEMKOT Bandung Telah Segel 22 Tempat Usaha
Sah ...Gibran Teguh Ditetapkan Sebagai Walikota Solo Tak Ada Pelanggaran Perkara Di MK
Keberhasilan DANSEKTOR 22 Menata DAS Mendapatkan Apresiasi Dari PEMKOT Bandung
Belum Boleh Belajar Tatap Muka